HARAPANMEDIA.COM, JAKARTA – Tepat pada 1 Maret merupakan hari bersejarah bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 dahulunya dikenal nama Brandweer.
Peringatan HUT tersebut telah menjadi agenda rutin nasional Kementerian Dalam Negeri yang dilaksanakan setiap tahunnya yang tercantum dalam prasasti Tanda Peringatan Brandweer Batavia 1919–1929”, oleh sebab itu pada hari ini dilakukan upacara sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pertugas Damkarmat.
Tahun 2023 mengambil tema “Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangguh, Rakyat Tumbuh, Indonesia Maju”. Diikuti oleh 119 Bupati/Walikota se-Indonesia.
“Mudah-mudahan Damkarmat dengan usia yang ke-104 tahun ini dapat lebih profesional dan solid, sehingga mendapatkan kepercayaan publik khususnya di Kota Batam dalam memberikan pelayanan yang prima sesuai Panca Dharma (tugas pokok dan fungsinya),” ujarnya.
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Batam Tertinggi di Kepri, Rudi Apresiasi Semua Pihak Mendukung Kebangkitan Batam
Hal ini disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi hadir pada upacara HUT Damkarmat ke-104 digelar terpusat di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (1/3/2023).
Pada moment ini, Jefridin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Anggota Damkarmat karena sudah bekerja dengan baik dalam mengemban tugas-tugas, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Saya mewakili Bapak Wako Batam Muhammad Rudi mengucapkan terimakasih atas pencapaian selama ini yang ikhlas membantu warga khususnya Kota Batam yang tidak mengenal waktu siap melayani masyarakat sesuai dengan motto Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya,” ucapnya.
BACA JUGA: Hujan Dalam Dua Hari di Batam Sejumlah Tempat Terendam Banjir dan Jalan di Bukit Kemuning Longsor
Pada kesempatan itu atas nama Wali Kota Muhammad Rudi, ia mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk melakukan gerakan perang terhadap kebakaran, dengan mengedepankan tindakan pencegahan terhadap kebakaran.
“Jika terjadi musibah kebakaran, tentu sangat merugikan, baik korban jiwa dan harta benda,” imbuhnya.


