HARAPANMEDIA.COM, LINGGA– Bupati Lingga, Muhammad Nizar bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lingga, Maratusholiha menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, untuk memberikan pelatihan kepada warga binaan di lapas tersebut.
Di depan para warga binaan lapas, Maratusholiha bersama pihak Dekranasda memberikan pelatihan keterampilan teknik membatik batik ecoprint dan kerajinan anyaman tas purun.
BACA JUGA: Warga Tembesi Sagulung Batam Hentikan Mobil Proyek Lalu Lalang Bawa Tanah Tanpa Terpal Penutup
Pada kegiatan pelatihan yang berlangsung di Lapas Kelas III Dabo Singkep, Dekranasda menggandeng pihak pengrajin batik ecoprint dari Bumdes Amanah Desa Tanjung Harapan.
Maratusholiha mengatakan, bahwa ini salah satu agenda yang lakukan, melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Lingga yang berkerjasama dengan Dekranasda.
BACA JUGA: Ikatan Alumni ITB Kepri Gelar Musda 27 November di Batam Calon Ketua Wajib Sampaikan Visi dan Misi
“Kegiatannya adalah pembinaan untuk ekonomi kreatif ke depannya, untuk masyarakat binaan yang ada di Lapas,” kata istri dari Bupati Lingga Selasa (15/11/2022).
Maratusholiha berharap melalui kegiatan tersebut ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat akan memiliki keterampilan dan dapat berdaya saing dalam meningkatkan perekonomian.
Dia mengungkapkan, bahwa batik ecoprint dan anyaman tas dari tanaman purun memiliki peminat atau konsumen yang luar biasa.
BACA JUGA: Pengendara Kesal Jalan Simpang Sincom Batam Center Sering Macet Perlu Dilakukan Pelebaran Jalan
Untuk itu Maratusholiha berharap, di Kabupaten Lingga banyak tumbuh pengrajin-pengrajin guna memenuhi kebutuhan konsumen terhadap batik ecoprint dan kerajinan anyaman tas purun.


