Saturday, February 21, 2026
HomeBatamTindaklanjuti MoU dengan Taput, Jon Kennedy Usulkan Hasil Pertanian dari Tapanuli...

Tindaklanjuti MoU dengan Taput, Jon Kennedy Usulkan Hasil Pertanian dari Tapanuli Diangkut ke Batam

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pembina Ikabtu Maju Bersatu, Johanes Kennedy Aritonang, meminta kerjasama antara Pemkab Taput dengan Pemko Batam bisa ditindak lanjuti dengan memasok hasil pertanina dari Tapanuli Raya ke Batam.

Saat ini masih ada kendala transportasi yang belum bisa dari Bandara Internasional Silangit ke Batam. pemerintah Taput sudah mengirim surat ke pusat supaya memberikan izin penerbangan dari Bandara Silangit ke Batam, namun masih tahap proses. Langkah yang paling logis, kata Johanes Kennedy adalah mengirim hasil pertanian dari Tapanuli ke Batam.

BACA JUGA: Gubernur Dukung Kebijakan Pusat Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP dan PeduliLindungi

Jika ini jalan akan memberikan kontribusi bagi Tapanuli Raya tarap perekonomiannya bisa naik karena hasil pertaniannya bisa masuk ke Batam.

Johanes Kennedy meminta pengurus organisasi Ikabtu untuk bisa melakukan terobosan dalam jangka pendek.

“Kita tahu bahwa di Batam ini banyak warga kita dari Tapanuli Utara. Ada dua sisi yang kita lihat berjuang untuk hidup di Batam ada yang menjadi pegawai, ada yang jadi politisi, pengusaha tapi ada juga masyarakat kita dibawah yang perlu dibantu dan mereka berjuang untuk mencari nafkah,” katanya.

“Kita berangkat dari niat yang tulus bagaimana membantu mereka secara sosial. Kita tidak muluk-muluk kita akan perhatikan dari sisi pendidikan dan kesehatan. Sebenarnya hal ini sudah disampaikan di kelompok kecil seperti kelompok marga, kelompok gereja, dan kelompok marga-marga dan gereja tapi kita ingin memperkuat ini supaya skopnya lebih luas dan ingin berkontribusi,” katanya.

BACA JUGA: Pemko Batam Melalui Dinas PMPTSP Cek Izin Holywings Batam

Biasanya suatu wadah itu bisa bergerak apabila didukung finansial, kalau untuk pemerintah biasanya ada anggaran, untuk swasta ada CSR, nah untuk Ikabtu dari mana pendanaannya?

BACA JUGA  Ketua DPRD Batam, Nuryanto Minta Warga Pasang Bendera Sebagai Upaya Menghormati Para Pejuang yang Gugur Merebut Kemerdekaan

Terkait pembiayaan ini kata Johanes bisa dicari lewat usaha menghubungkan masyarakat Tapanuli Utara yang kuat di bidang agrikultur namun kurang untuk pemasaran. Sedangkan di Batam dibutuhkan bahkan saat ini harga sembako cukup tinggi.

“Untuk jangka pendek kita bisa mendatangkan bahan pokok yang bisa diangkut. Kalau saat ini penerbangan dari Silangit belum bisa maka untuk sementara pakai kapal RoRo dulu mengangkut sayuran seperti kol, wortel, kentang, ubi dan lainnya,” paparnya.

Untuk jangka panjang jika pasokan ini makin lancar perlu ada coldstorage atau tempat pendingin bahan-bahan pokok yang masuk dari Tapanuli Utara sehingga bahan pokok yang ada di Tapanuli Raya bisa disimpan di coldstorage begitu tiba di Batam.

 

BACA JUGA: Ini Dia Kendaraan Yang Kini Dilarang Konsumsi Pertalite

“Kita ingin orang-orang Ikabtu ditambah lagi warga kita di sini bisa berkontribusi menjadi pedagang agar tidak lagi menjadi beban tapi bisa berkontribusi, sehingga Ikabtu bisa kuat dan mengorganisir kegiatan-kegiatan ekonomi ini perlu warga Ikabtu menjadi pelaku-pelakunya.

Ketika ditanya apa yang dilakukan untuk memasok cabai yang banyak di Tapanuli, agar bisa masuk ke Batam, Johanes Kennedy mengatakan untuk mendatangkan bahan pokok itu sementara pakai kapal RoRo dulu dari Dumai ke sini.

“Saya pernah kirim rusa dari Palembang pakai RoRo ke Batam. Saya yakin kalau pakai RoRo dari Dumai ke Batam bisa bertahan, jangan angkut cabai pakai tapi bahan pokok yang bisa bertahan seperti bawa, kentang, wortel dan lainnya yang bisa bertahan,” paparnya.

Rapat kerja Ikabtu di Club House Panbil Batam
BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI