HomeBatamKadin Batam Soroti Blackout Listrik Selama 15 Jam, Warga dan Pengusaha Tidak...

Kadin Batam Soroti Blackout Listrik Selama 15 Jam, Warga dan Pengusaha Tidak Bisa Berbuat Apa-apa

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemadaman listrik yang cukup lama sampai 15 jam membuat semua pihak kesal dan memprotesnya. Apalagi pemadaman listrik itu berdampak terhadap sejumlah kegiatan usaha mikro dan kecil seperti laundry, kulkas pendingin ikan dan ayam yang selama ini menggunakan listrik praktis tak berfungsi dan kegiatan lainnya yang digerakkan daya listrik.

Terkait pemadaman listrik blackout baik di Batam, Bintan dan Tanjungpinang yang membuat resah semua masyarakat termasuk kalangan pengusaha membuat Ketua Kadin Batam ikut menyorotinya.

Ketua Kamar dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Roma Nasir Hutabarat menyebut dampak blackout atau pemadaman listrik terhadap aktivitas ekonomi Kota Batam. Ia menyebut listrik merupakan fondasi industri, lapangan kerja, pariwisata dan kepercayaan investor.

Mulai dari industri manufaktur padat karya, sektor perhotelan, restoran, cafe (pariwisata), hingga UMKM, perdagangan daring, serta pekerja ekonomi digital seperti pengemudi ojek online dan kurir barang dan makanan.

BACA JUGA: Amsakar Akan Fokus Tangani Banjir, Sampah dan Infrastruktur Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Fraksi DPRD

Ia menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan kebutuhan mendasar untuk menjaga produktivitas usaha, kepastian investasi, dan keberlangsungan lapangan kerja.

“Gangguan listrik bukan hanya persoalan teknis, tetapi dapat berdampak luas terhadap produksi, pelayanan, pendapatan pekerja, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan langkah konkret agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” kata Roma Nasir, Selasa (13/10/2026).

Kadin Kota Batam juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah berupaya menemui secara langsung pimpinan PLN Batam maupun menghubungi Humas PLN Batam di Kantor PLN Batam untuk memperoleh penjelasan resmi. Namun, konfirmasi belum didapatkan karena pihak terkait masih berada di lapangan.

BACA JUGA  Polisi Hadiahi Dua Pencuri Timah Panas Karena Melawan saat Ditangkap

BACA JUGA: Anggota DPRD Kepri Taba Iskandar Kunjungi PWI Kepri, Ajak Buat Podcast Bahas Persoalan Publik

“Kami memahami pentingnya penanganan teknis di lapangan. Namun, dunia usaha juga membutuhkan informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan, langkah pemulihan, dan upaya pencegahan ke depan,” ujarnya.

Dampak Blackout yang terjadi telah menimbulkan kerugian bagi banyak pelaku usaha dari kecil, menengah hingga perusahaan besar karena telah menyebabkan berhentinya produktivitas. Banyak rumah tangga/masyarakat luas yang juga mengalami dampak langsung karena piranti listrik kebutuhan rumah tangga tak ada yang dapat digunakan.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI