Wednesday, March 18, 2026
HomeEDUKASIUniversitas di Singapura Buka Jurusan Studi Kematian, Pertama di Asia

Universitas di Singapura Buka Jurusan Studi Kematian, Pertama di Asia

HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Universitas teknologi di Singapura, Nanyang Technological University (NTU) akan meluncurkan program Master of Science in Psychology mulai Agustus 2026. Program ini menarik perhatian karena menghadirkan spesialisasi thanatology atau studi tentang kematian, proses meninggal, dan duka cita yang disebut sebagai yang pertama di tingkat master di Asia.

Melalui spesialisasi tersebut, mahasiswa akan mempelajari cara memberikan dukungan psikologis bagi individu, keluarga, maupun komunitas yang menghadapi kematian atau kehilangan orang terdekat. Peserta juga akan dilatih memberikan pendampingan dari sisi psikologis, sosial, hingga spiritual bagi mereka yang berduka.

Program ini diperkirakan akan menerima hingga 40 mahasiswa pada angkatan pertama. Lulusannya diharapkan dapat bekerja di berbagai sektor seperti rumah sakit, hospice, layanan paliatif, hingga lembaga konseling krisis dan pendampingan duka.

Profesor psikologi NTU Andy Ho mengatakan, topik kematian masih sering dianggap tabu di banyak masyarakat Asia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir pembahasan mengenai perawatan akhir hayat dan dukungan bagi keluarga yang berduka mulai semakin terbuka.

Di Singapura sendiri tercatat sekitar 30.000 kematian setiap tahun. Artinya, ribuan keluarga dan kerabat harus menghadapi proses kehilangan yang sering kali tidak mudah.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI