HARAPANMEDIA.COM, TANJUNGPINANG– Tim WasDak Karantina Pertanian Tanjungpinang melakukan patroli bersama satuan tugas penyakit mulut dan kuku (Satgas PMK) di pelabuhan rakyat, Pulau Dompak, Tanjungpinang.
Patroli dilakukan Tim WasDak dan Satgas PMK untuk mencegah pemasukan komoditas pertanian secara ilegal dan pemasukan media pembawa PMK.
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang masih bebas dari kasus PMK harus menjadi perhatian seluruh pihak, agar PMK tidak sampai masuk ke Tanjungpinang dan Kepri pada umumnya.
BACA:Â Menteri Pertanian Setujui Usulan Gubernur Kepri, Hewan Kurban Dipasok Langsung dari Lampung
Meskipun bukan sentral peternakan sapi dan kambing, namun keberadaan peternakan di Tanjungpinang dan Bintan harus tetap dilindungi, oleh sebab itu pengawasan perlu dilakukan secara ketat untuk menghindari adanya pemasukan hewan secara ilegal.
Karantina Pertanian Tanjungpinang bersama Satgas PMK berkomitmen menjaga Kepri tetap bebas dari PMK, berbagai upaya dilakukan agar kasus PMK tidak sampai ke Kepri, salah satunya adalah patroli dan pengawasan bersama di pelabuhan.
Apalagi pelabuhan rakyat di Tanjungpinang dan Bintan tersebar di berbagai titik, sehingga kolaborasi bersama instansi terkait perlu ditingkatkan dan kesadaran masyarakat harus terus dibina.


