HARAPANMEDIA.COM, JAKARTA – Komando Pasukan Khusus, atau biasa dikenal dengan sebutan Kopassus adalah bagian dari Komando Utama yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Pasukan khusus ini memiliki kemampuan yang khusus pula, seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak tepat, pengintaian, dan anti teror.
Komando Pasukan Khusus atau Kopassus juga merupakan pasukan elite di jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD. Berbeda dengan pasukan reguler, prajurit yang bernaung di dalam kopassus kerap menjalankan misi-misi khusus. Kopassus terdiri atas berbagai grup di dalamnya. Di antaranya adalah kopassus grup 1, grup 2, dan grup 3.
BACA JUGA : 200 CEO Muda dari Singapura Berkunjung dan Mengadakan Pertemuan di Batam
Ketiganya memiliki sejumlah perbedaan. Berikut perbedaan kopassus grup 1, grup 2, dan grup 3: Batalyon Tempur Grup 1 dan Grup 2 Grup 1/Para Komando dan Grup 2/Sandi Yudha memiliki peran yang sama. Peran Grup 1 dan Grup 2 adalah melindungi kedaulatan NKRI baik operasi lintas udara maupun penyerbuan amfibi dari laut.
Grup 1 /Para Komando berdiri pada 23 MAret 1963 dan bermarkas di Serang, Banten. Komandan pertama Grup 1 adalah Mayor Benny Moerdani. Grup 1 membawahi 3.274 personel yang terbagi ke dalam empat batalyon tempur, yaitu:
Batalyon 11/Atulo Sena Baladhika
Batalyon 12/Asabha Sena Baladhika
Batalyon 13/Thikkaviro Sena Baladhika
Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika
BACA JUGA : Tarif Baru Tiket Masuk Borobudur Rp 750.000 Diumumkan Luhut


