Saturday, February 21, 2026
HomeKepriIman Surati Kemenhub Minta Kepri Kelola Labuh Jangkar Tingkatkan PAD dari Sektor...

Iman Surati Kemenhub Minta Kepri Kelola Labuh Jangkar Tingkatkan PAD dari Sektor Maritim

HARAPANMEDIA.COM, KEPRI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepuluan Riau (Kepri) Iman Sutiawan melakukan pertemuan pertemuan dengan PWI Kepri. Dalam pertemuan itu sesekali Imam menyelipkan humor. Canda dan tawa terdengar memenuhi ruangan.

Diskusi dengan Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Pakar Ramon Damora serta para pengurus PWI Kepri dan PWI Tanjungpinang berlangsung hangat dan penuh keakraban.

BACA JUGA: Warga Sampaikan Masih Marak Pencurian Motor, Minta Polsek Bengkong Galakkan Paroli Malam

“Sebenarnya pertemuan bisa saja di Batam. Namun Dompak (pulau tempat kantor DPRD Kepri) perlu juga dilihat langsung. Biar kawan-kawan pengurus PWI Kepri merasakan gelombang laut,” tutur Iman sembari melempar senyum.

Pertemuan pada Senin (20/10/2025) itu DPRD Kepri mengundang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri. Separo lebih pengurus berada di Batam. Meski beberapa pengurus inti juga ada di ibu kota Tanjungpinang.

Ide-ide mengalir dari pengurus PWI yang diketuai Saibansah Dardani. Baik bagi organisasi tertua wartawan itu maupun untuk pembangunan Provinsi Kepri. Iman menampung dan menanggapinya satu per satu.

BACA JUGA: Amsakar Perkuat Komunikasi Dengan Masyarakat Yakin Persoalan Sulit Akan Mudah Selesai

Tak terkecuali dalam diskusi itu muncul persoalan ruang fiskal Kepri. Salah satu penyebabnya, kian berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD). Sementara kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) belum bisa mengimbangi penurunan TKD.

Alhasil, Anggaran Belanja dan Pembangunan Daerah (APBD) Kepri tahun 2026 bakal anjlok singnifikan. Dalam hitung-hitungan DPRD Kepri, akan turun menyentuh angka Rp 3,2 triliun. Padahal sebelumnya selalu bergerak naik hingga di atas Rp 4 triliun.

BACA JUGA  Beredar di Pasar Bahwa Harga Ayam Naik Karena Ekspor Ke Singapura, Pemko Tanjungpinang Bantah Ini Penjelasannya

Akibat bakal anjloknya APBD 2026, ruang fiskal Kepri akan menyempit. Berbagai kegiatan dan pembangunan untuk masyarakat bakal tertunda. Penggunaan APBD harus betul-betul prioritas dan tepat sasaran.

Kondisi tersebut cukup ironis bagi Kepri yang selama ini terkenal sebagai ‘Lumbung Potensi’. Bayangkan Kepri yang mempunyai wilayah 96 persen lautan. Potensi sumber daya alam, terutama kemaritiman begitu besar. Namun potensi besar itu belum terkelola dengan baik.

BACA JUGA: Li Claudia Chandra Berharap Anugerah Investasi BP Batam Jadi Inspirasi dan Perkuat Sinergi Bangun Batam

Membahas masalah ini seketika wajah Iman Sutiawan berubah serius. Sebab potensi masalah ini memang sedang menjadi fokusnya sebagai Ketua DPRD Provins Kepri. Iman tidak ingin masyarakat menganggapnya cuma tidur-tidur. Melainkan, merupakan kewajiban baginya untuk mencari jalan keluar, agar potensi tersebut tak sekadar catatan dalam angka.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI