HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Tingginya angka pengangguran di Batam menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Penduduk Batam. Apalagi dalam memperoleh lapangan kerja sangat terbatas sehingga ini menjadi PR bagi pemangku kepentingan di Batam, untuk mengurangi angka pengangguran.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Asnawati Atiq mengatakan tidak bisa dipungukiri saat ini angka pengangguran yang terus mengalami peningkatan di Kota Batam.
Ia menyebut jumlah pendatang dari luar daerah yang terus bertambah setiap tahunnya masuk ke Batam karena Batam ini sangat harum di luar sebagai kota industri.
BACA JUGA: Bahas Rekonsiliasi dan Hari Pers Nasional, PWI Kepri Gelar Rapat Pleno Bersama Menjaga Marwah
Selain itu satu hal lagi Asnawati merasa akses masuk ke Batam ini terlalu mudah ya, karena banyaknya loker di Batam. Akhirnya banyak yang datang ke Batam tanpa mempersiapkan bekal skill dan kompetensi yang dibutuhkan.
“Ujung-ujungnya jadi pengangguran dan sudah ber KTP Batam, tentu hal ini akan menambah persentase angka pengangguran di Kota Batam,” kata Asnawati, Senin (13/10/2025).
Politisi Nasdem itu mengatakan selain itu, masih banyak juga dari Tenaga Kerja Lokal yang masih belum memiliki skill dan kompetensi terkait beberapa bidang yang sebenarnya sangat dibutuhkan di Batam saat ini.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja rutin setiap tahun memberikan pelatihan terkait Kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan yang ada di Batam saat ini.


