HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Sebuah Laporan menyebutkan sekitar enam dari 10 perusahaan yang disurvei melaporkan telah memecat lulusan universitas yang baru mereka rekrut tahun ini.
Beberapa alasan yang disebutkan di balik keputusan ini antara lain kurangnya motivasi dari karyawan, kurangnya profesionalisme, dan keterampilan komunikasi yang buruk.
Dalam laporan itu menyebutkan banyak fresh graduate kesulitan memasuki dunia kerja untuk pertama kalinya karena hal itu bisa sangat berbeda dari apa yang biasa mereka alami selama belajar. Mereka sering kali tidak siap menghadapi lingkungan yang kurang terstruktur, dinamika budaya tempat kerja, dan ekspektasi pekerjaan yang mandiri.
Laporan terpisah dari bulan April menemukan bahwa pekerja Generasi Z terlalu bergantung pada dukungan orang tua selama pencarian kerja mereka.
BACA JUGA:Hampir Satu Juta Anak Muda Bermain Judi Online, Hampir Rp100 Ribu Per Hari
Menurut survei yang dilakukan oleh ResumeTemplates, menyebutkan 70 persen mengaku meminta bantuan orang tua mereka dalam proses pencarian kerja.
Sementara itu, 25 persen lainnya bahkan membawa orang tua mereka ke wawancara, sementara banyak yang lainnya meminta orang tua mereka mengirimkan lamaran kerja dan menulis resume untuk mereka.
Berikut alasan mengapa perusahaan memecat karyawan Gen Z:
1. Kurangnya motivasi atau inisiatif – 50 persen
2. Kurangnya profesionalisme – 46 persen


