HomeBatamPWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

PWI Kepri Tunda Penyerahan Anugerah Warta Marwah, Hormati Suasana Duka Batam

spot_img

AWM 2026 sebelumnya dirancang sebagai penghargaan tertinggi dari insan pers PWI Kepri kepada tokoh-tokoh yang dinilai memberikan kontribusi penting bagi kemajuan dan marwah Kepulauan Riau.

Lima tokoh telah ditetapkan sebagai penerima dengan kategori masing-masing, yang merefleksikan kontribusi dan pengabdian mereka bagi daerah. Kelima tokoh tersebut masing-masing menerima penghargaan dengan kategori berbeda.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kategori Kepemimpinan Inovatif, atas kepemimpinannya dalam mendorong pembangunan Batam, memperkuat iklim investasi dan daya saing daerah, sekaligus memberi perhatian pada pembangunan manusia dan identitas budaya Melayu.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menerima kategori Harmoni Negeri, atas kiprahnya membangun kepemimpinan yang inklusif, menjembatani pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat harmoni di tengah kemajemukan Batam.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menerima kategori Benteng Negeri, atas kepemimpinannya menjaga keamanan dan ketertiban di Kepri yang dinilai turut menciptakan iklim kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha. Pendekatan humanis melalui pengenalan nilai-nilai Gurindam Dua Belas juga menjadi bagian dari pertimbangan penghargaan.

Ketua Umum LAM Kepri Kota Batam YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin menerima kategori Kedaulatan Adat, atas dedikasinya melestarikan dan menguatkan adat-istiadat Melayu serta menghidupkan kembali sejarah dan identitas Melayu di Batam.

Sementara Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menerima kategori Kemaritiman Madani, atas kepedulian dan perjuangannya terhadap masyarakat pesisir dan hinterland, khususnya nelayan dan masyarakat pulau-pulau, sejalan dengan karakter Kepri sebagai provinsi maritim.

Ketua PWI Kepri memastikan penundaan tidak mengubah keputusan pemberian penghargaan. “Penghargaan tetap kami berikan. Para penerima tetap kami hormati. Hanya waktunya yang kami tunda sampai suasana memungkinkan,” ujarnya.

Di sisi lain, agenda Pengukuhan Ulang Pengurus PWI Kepri Sisa Masa Bakti 2023–2028 oleh Ketua Umum PWI Pusat tetap dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam Center, dilanjutkan dengan Orientasi Kewartawanan dan Keanggotaan (OKK), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dua hari berturut.

BACA JUGA  Kemenkumham Beri Kelonggaran Bagi Anak Warganegara Ganda Bisa Segera Melapor Biaya Lebih Murah

Menurut Saibansah, pemisahan antara agenda pengukuhan organisasi dan seremoni penghargaan merupakan pilihan yang dianggap paling tepat dalam situasi saat ini.

“Kami tetap menjalankan agenda organisasi. Tetapi untuk seremoni penghargaan, kami memilih menunda. Ini cara kami menunjukkan bahwa pers juga punya kepekaan terhadap apa yang dirasakan masyarakat,” demikian cak Iban mengakhiri. (*)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI