Di sektor transportasi, Pemerintah Kota Batam juga terus mengembangkan sistem transportasi publik melalui layanan Trans Batam guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.
Melalui forum Musrenbang tersebut, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Batam.
“Marilah kita bersatu hati dan bersama-sama mewujudkan Batam yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Rapor Kinerja OPD 2025
Dalam Musrenbang tersebut, Pemerintah Kota Batam merilis rapor kinerja perangkat daerah tahun 2025. Hasil evaluasi tersebut menempatkan lima organisasi perangkat daerah (OPD) dengan capaian nilai kinerja tertinggi.
Berdasarkan data rapor kinerja tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menempati posisi pertama dengan nilai 87,53. Capaian ini menunjukkan kinerja optimal dalam pengelolaan serta optimalisasi pendapatan daerah.
Posisi kedua diraih oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dengan nilai 86,80. Bappeda dinilai berhasil menjalankan fungsi perencanaan pembangunan daerah secara efektif dan terukur.
Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berada di peringkat ketiga dengan nilai 85,98. Kinerja Disdukcapil dinilai konsisten dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Di posisi keempat terdapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan nilai 85,59. Perangkat daerah ini dinilai berhasil mendukung keterbukaan informasi publik serta penguatan sistem komunikasi pemerintahan.
Adapun posisi kelima ditempati oleh Sekretariat Daerah (Setdako) Kota Batam dengan nilai 84,79, yang berperan dalam koordinasi kebijakan serta administrasi pemerintahan daerah.
Penilaian rapor kinerja perangkat daerah ini menjadi bagian dari upaya evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Melalui evaluasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, hasil rapor kinerja ini juga menjadi bahan perbaikan dan motivasi bagi seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)


