HARAPANMEDIA.COM, BATAM -Selama setahun kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, berbagai indikator pembangunan di Kota Batam menunjukkan capaian positif.
Pemerintah Kota Batam menegaskan arah pembangunan difokuskan pada terwujudnya kota madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya, sekaligus pusat investasi dan pariwisata berdaya saing global.
Amsakar menyatakan, dalam satu tahun terakhir pemerintah daerah berupaya memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
BACA JUGA:Â Selama Festival Nagoya Lantern Pertumbuhan Usaha Mikro Bergairah Omzet Tembus Rp 1 Miliar Lebih
Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,89 persen pada triwulan III tahun 2025. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Provinsi Kepulauan Riau sebesar 5,94 persen dan nasional 5,04 persen.
Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Batam juga konsisten berada pada tren positif, dari 4,75 persen pada 2021 meningkat menjadi 6,84 persen pada 2022 dan 7,04 persen pada 2023, sebelum berada di kisaran 6,69 persen pada 2024.
Kinerja ekonomi yang menguat diikuti dengan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Persentase penduduk miskin turun dari 5,02 persen pada 2023 menjadi 4,85 persen pada 2024 dan kembali menurun menjadi 3,81 persen pada 2025. Capaian tersebut merupakan tingkat kemiskinan terendah dalam lima tahun terakhir.


