Friday, February 20, 2026
HomeBatamWarga Sengkuang Segel Meteran Air Kantor DPRD Batam Berharap Perjuangkan Nasib Warga...

Warga Sengkuang Segel Meteran Air Kantor DPRD Batam Berharap Perjuangkan Nasib Warga Bisa Dapat Air

HARAPANMEDIA.COM,BATAM – Ratusan warga Tanjung Sengkuang Batuampar menyegel meteran air bersihdi kantor DPRD Kota Batam.
Warga membawa tiga tuntutan utama terkait krisis air bersih yang hingga kini belum teratasi.

Warga mengaku bahwa air tidak jalan dan sudah lama dirasakan warga Tanjungsengkuang,namun tidak ada solusi.
Mereka melakukan njuk rasa di kantor Wali Kota Batam, kantor DPRD Kota Batam dan kantor BP Batam.

Tuntutan tersebut didengarkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

BACA JUGA: Amsakar Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, BP Batam Segera Percepat Pasokan Air Bersih ke Warga

Penyampaian aspirasi berlangsung di atas mobil komando dari balik gerbang utama Kantor BP Batam. Aparat kepolisian terlihat mengawal ketat jalannya aksi, dipimpin langsung Kapolresta Barelang.

Situasi di lapangan sempat memanas setelah dialog antara warga dan pimpinan BP Batam berlangsung cukup alot.”Kami punya 15 program prioritas, yang salah satunya juga soal air bersih. Bapak/ibu jangan ragukan komitmen itu. Kami minta waktu bapak ibu,” ujarnya.

Mendengar itu pimpinan aksi Syamsudin mengatakan bahwa Kepala BP Batam hanya memberikan rgumen faktanya warga Tanjung Sengkuang tidak mendapatkan air minum.

BACA JUGA: Batam Magnet Investasi Nasional Investasi Masuk Capai Rp 69 Triliun Tahun 2025

Ia juga menegaskan tidak ada upaya mengulur tanggung jawab dalam penanganan krisis air bersih di Batam.

“Jangan berpikir bahwa saya ini mendelay-delay (menunda-nunda) tanggung jawab kami,” kata Amsakar.
“Proses tender itu pak proses yang diatur, tidak bisa langsung ditunjuk-tunjuk,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons keras dari Ketua Aksi, Syamsudin.
Ia menilai apa yang disampaikan tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.
“Bapak Kepala BP Batam yang hari ini hanya bisa mengeluarkan argumen. Kenyataannya pak di lapangan, kami tak ada air,” kata Syamsudin.

BACA JUGA  Tiang Listrik PLN Batam Nyaris Tumbang di Dekat Pintu Masuk Puskesmas Seilangkai Sagulung

BACA JUGA: Polsek Bengkong Tangkap Maling Motor Bersenjata Pisau Satu Rekan Pelaku Diburu Polisi

Ia menegaskan, realitas yang dihadapi warga sangat berbeda dari penjelasan pemerintah.
Ketegangan meningkat saat Amsakar turun dari mobil komando dan mendekati massa aksi.

Ia terlihat menunjuk ke arah Syamsudin dan meminta agar dialog tidak mengarah ke serangan pribadi.
“Kamu jangan menyerang pribadi,” kata Amsakar sambil turun dari mobil komando dan mendekati warga.
Saat itu Amsakar menunjuk-nunjuk warga, diikuti wakilnya, Li Claudia yang melakukan hal sama. Kejadian tersebut membuat aparat kepolisian langsung bergerak cepat, dan mengamankan Amsakar dan Li Claudia. Keduanya dibawa menjauh dari lokasi aksi unjuk rasa.

Selain turun ke jalan, bentuk protes warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Batam, atas krisis air bersih yang dialami kini beralih ke aksi simbolik.

Warga menyegel aliran air menuju Kantor DPRD Batam hingga Jumat (23/1/2026) air belum mengalir.
Penyegelan dilakukan pada pusat meteran air yang berada di bagian belakang Kantor DPRD Batam di Jalan Engku Putri, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI