Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan besarnya kontribusi ibu, sekaligus mendorong para perempuan agar terus mendampingi keluarga dengan motivasi, semangat, dan kepercayaan.
Amsakar menutup sambutannya dengan ungkapan yang sarat makna. “Ibu adalah rumah yang selalu menenteramkan. Jika hidup adalah lautan, maka ibu adalah dermaga pertama tempat kita berlabuh dan menambatkan harapan,” tuturnya.
Sementara itu, Li Claudia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan. Menurutnya, perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga dan generasi yang kuat.
“Kami percaya ibu adalah sosok luar biasa yang melahirkan generasi penerus untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Perempuan berdaya akan membentuk keluarga yang tangguh,” ujarnya.
Li Claudia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ibu di Kota Batam atas dedikasi, cinta, dan pengorbanan yang telah diberikan.
“Terima kasih kepada para ibu di Kota Batam yang telah berkontribusi dan melahirkan generasi tangguh untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Suasana haru semakin terasa saat penutupan acara, ketika Amsakar menyerahkan setangkai bunga kepada sang istri, Erlita Amsakar, yang juga menjabat Ketua TP PKK Kota Batam. Pada momen yang sama, Li Claudia mempersembahkan sebuah lagu sebagai ungkapan penghormatan kepada para ibu se-Kota Batam.
Sebelumnya, rangkaian peringatan Hari Ibu telah dilaksanakan sejak awal Desember 2025, meliputi kegiatan silaturahmi, rapat kerja TP PKK, serta kunjungan sosial dan penyaluran bantuan ke panti jompo, panti asuhan, dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). (*/man)


