“Bekerjalah sesuai aturan dan jalur yang benar. Selama di pemerintahan, jangan pernah keluar dari relnya,” ujarnya.
Secara khusus, Wali Kota menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan publik di Disdukcapil Kota Batam. Ia meminta agar pelayanan kependudukan tidak terpusat di satu lokasi dan dapat didistribusikan ke tingkat kecamatan untuk memudahkan masyarakat.
“Untuk Disdukcapil, agar pelayanan tidak menumpuk, segera distribusikan sebagian layanan ke kecamatan. Layani warga dengan cepat dan baik. Harus ada terobosan dan inovasi nyata,” ujar Amsakar.
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan merupakan wajah utama pemerintah di mata masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran harus memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang mudah, ramah, dan tepat waktu.
Amsakar menutup arahannya dengan mengingatkan para pejabat agar menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian, bukan sekadar posisi administratif.
“Kinerja yang kita berikan adalah untuk negara. Sejarah tidak akan mencatat kerja yang biasa-biasa saja. Kami ingin langkah nyata dari para pimpinan, terutama lurah dan camat,” katanya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penyegaran dan penguatan struktur birokrasi Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (*/man)


