Untuk diketahui, tahun ini, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp164 juta yang akan diperebutkan dalam dua kategori perlombaan, yaitu kategori umum putra dan kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi Kota Batam.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Sea Eagle Boat Race juga menjadi bentuk pelestarian budaya bahari dan penguatan identitas kawasan pesisir. Melalui kegiatan ini, Belakangpadang diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Batam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga ruang untuk mempererat solidaritas masyarakat pesisir dan yang terpenting menjadi daya tarik baru kunjungan wisatawan mancanegara. Apalagi Belakangpadang sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia.
“Ke depan, kami akan mendaftarkan Sea Eagle Boat Race sebagai salah satu event nasional. Alhamdulillah, penyelenggaraan ini telah mendapat restu dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” paparnya. (*/man)


