Saturday, February 21, 2026
HomeBatamSerikat Pekerja Usulkan Delapan Poin Aspirasi Suarakan Penegakan K3 dan Pembentukan Satgas...

Serikat Pekerja Usulkan Delapan Poin Aspirasi Suarakan Penegakan K3 dan Pembentukan Satgas PHK

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Batam. Aksi ini dilakukan para buruh dengan menyampaikan delapan poin aspirasi yang mencakup isu ketenagakerjaan hingga reformasi kebijakan nasional.

Buruh menyampaikan delapan poin aspirasi yakni menghapus sistem outsourcing, Penetapan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Batam dan penolakan terhadap upah murah, Penegakan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta pembentukan tim K3.

Selanjutnya mendesak Pengesahan RUU Ketenagakerjaan, Reformasi sistem perpajakan di sektor perburuhan, Penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan pembentukan Satgas PHK, Pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, dan Redesain RUU Pemilu.

BACA JUGA: Konektivitas Digital yang Kuat Fondasi Percepatan Layanan Publik dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Data

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, langsung menemui perwakilan buruh. Dalam dialog tersebut, Amsakar menyampaikan bahwa sebagian besar tuntutan tersebut berada dalam kewenangan pemerintah pusat, dan pihaknya akan meneruskan aspirasi itu ke kementerian terkait.

“Untuk hal-hal yang menjadi kewenangan pusat, tentu akan kami sampaikan. Namun untuk hal yang bisa dibahas di tingkat daerah, seperti upah minimum dan upah sektoral, prinsipnya sudah dapat dilakukan pembahasan karena datanya telah masuk,” ujar Amsakar, Kamis (30/10/2025).

BACA JUGA: BP Batam Susun Strategi Tingkatkan Tata Kelola Kelembagaan Menuju Transparan dan Akuntabel

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan tren positif. “Dalam delapan bulan kami memimpin, inflasi Batam terkendali dan daya beli masyarakat semakin baik. Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah terakhir menunjukkan angka inflasi yang terus melandai. Ini juga tidak lepas dari peran para pekerja,” katanya.

Amsakar mengapresiasi situasi Batam yang kondusif sehingga realisasi investasi mulai triwulan I hingga III mencapai Rp33,66 triliun, atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun hingga September 2025.

BACA JUGA  Batam View Beach Resort Peduli Anak Panti Asuhan Lewat Buka Puasa Bersama

Angka ini melonjak 74,94 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp19,24 triliun. Lonjakan tersebut ditopang peningkatan signifikan pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang masing-masing mencapai Rp15,03 triliun, tumbuh hingga 150,96 persen.

BACA JUGA:PMI Dijanjikan Gaji 400 Dolar Amerika, Polisi Tangkap Pelaku Penyelundupan Empat PMI Ilegal ke Kamboja

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI