Selain sektor pelayanan publik, Anwar Anas juga menyoroti kemajuan Batam dalam pembangunan dan iklim investasi. Ia menyebut saat ini perizinan usaha telah disederhanakan melalui sistem satu pintu, sehingga memudahkan investor lokal maupun asing untuk berinvestasi di Batam.
“Batam sedang bergerak maju. Dengan perizinan satu pintu dan kemudahan berusaha, Batam semakin kompetitif dan memiliki daya saing global,” jelasnya.
Para anggota DPRD Padang Lawas mengaku terkesan dengan pola pembangunan yang dijalankan Pemko Batam. Mereka menilai, pendekatan kebijakan yang berorientasi pada pelayanan langsung kepada masyarakat patut menjadi contoh bagi daerah lain.
BACA JUGA: Iman Surati Kemenhub Minta Kepri Kelola Labuh Jangkar Tingkatkan PAD dari Sektor Maritim
Sebagai informasi, Pemko Batam saat ini menjalankan sejumlah program prioritas di bawah kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. Di antaranya program berobat gratis, pembagian seragam sekolah gratis, dan bantuan tunai lansia.
Selain itu, proses pembuatan KTP kini dapat dilakukan di tingkat kecamatan, mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan dasar. Memberikan pinjaman bagi UMKM maksimal Rp 20 juta per orang dengan bunga nol persen.
Ia menyebut program tersebut sangat dirasakan masyarakat, termasuk memberikan pelatihan bagi warga yang belum bekerja dan meningkatkan skill bagi warga yang sudah pekerja. (*/man)


