HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Rendahnya pendapatan sektor perparkiran menjadi perhatian khususus Komisi II DPRD Kota Batam. Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Setia Putra Tarigan mengatakan perparkiran ini masih belum sesuai dengan harapan.
“Kami akan panggil Dinas Perhubungan untuk menjelaskan apa yang menjadi kendala di lapangan. Memang kami melihat sudah ada peningkatan namun belum maksimal. Kami melihat masih ada raja-raja kecil di lapangan yang bermain. Ini harus dihapus agar pendapatan sektor parkir itu bisa masuk maksimal ke kas daerah,” kata Setia Putra Tarigan, Sabtu (11/10/2025).
Politisi Gerindra itu menyebut Dinas Perhubngan harus lebih ekstra melakukan pengawasan terhadap juru parkir. Jangan sampai lebih banyak masuk ke raja-raja kecil ini harus diubah.
BACA JUGA: Penetapan Cagar Budaya Batam Jadi Tonggak Pelestarian Identitas
Ia mengakui beberapa bulan ini sudah ada peningkatan namun angka lebih pasti akan disampaikan saat RDP. “Kami akan panggil rapat Dinas Perhubungan untuk menanyakan kenaikan sektor parkir ini. Hasil yang kami terima ada peningkatan namun berapa banyak saya tidak punya data nanti akan kami minta,” katanya.
Seperti diketahui Dinas Perhubungan Kota Batam terus menggenjot sektor retribusi perparkiran yang masih jauh dari target. Selama tiga bulan terakhir tahun ini Dishub Kota Batam memutar otak bagaimana agar retribusi parkir bisa naik signifikan sampai akhir Desember 2025 mendatang.
BACA JUGA: Bimtek Pengelolaan Website, BP Batam Kenalkan Inovasi Permohonan Informasi Melalui Aplikasi B-Care
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Drs Leo Putra mengatakan pendapatan sektor perparkiran masih jauh dari harapan oleh karena itu pihaknya terus melakukan berbagai upaya termasuk terobosan agar pendapatan dari perparkiran ini bisa meningkat.
“Begitu saya dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam saya melihat sektor perparkiran masih jauh dari harapan. Saya bergerak cepat melakukan konsolidasi internal,”kata Leo Putra, Jumat (10/10/2025).
Selanjutnya Ia mengumpulkan seluruh juru parkir yang ada di Kota Batam sebagai garda terdepan memberikan pelayanan ke masyarakat. Setelah rapat tersebut kini mulai nampak peningkatan dan yakin bisa mencapai Rp 12 miliar lebih tahun ini. Selama ini jauh dari angka tersebut penerimanaa parkir.
BACA JUGA: Bimtek Pengelolaan Website, BP Batam Kenalkan Inovasi Permohonan Informasi Melalui Aplikasi B-Care


