Imran menambahkan, pemerintah masih menganalisis alasan di balik tingginya kasus bunuh diri di Jawa Tengah. Menurutnya, angka tersebut tidak selalu sejalan dengan jumlah populasi.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menyikapi pemberitaan bunuh diri. Pasalnya, perilaku ini bisa ‘menular’.
“1 kasus bunuh diri akan membawa dampak kepada sekitar 35 orang, bisa keluarganya, penolongnya, atau teman-temannya. Orang-orang ini rentan mengalami stres, rasa bersalah, bahkan melukai diri sendiri,” kata dia. (*)


