HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Bank Indonesia mendorong UMKM lokal meningkatkan nilai tambah produk, merambah pasar ekspor, serta melestarikan budaya Melayu.
Mengangkat tema “Akselerasi Ekspor Menuju Kemandirian Ekonomi yang Berkelanjutan”.
Kepala BI Kepri, Rony Widijarto, mengatakan, Gebyar Melayu Pesisir tahun ini mendorong budaya wastra Melayu dalam peningkatan nilai produk. Motif khas Melayu dikembangkan dengan desain modern untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar lokal maupun internasional.
“GMP tahun ini adalah bagaiamana budaya wastra yg memiliki motif-motif ciri khas melayu kita kembangkan dengan design-design inovatif. Ini juga menjaga budaya melayu melalui wastra dan kita tingkatkan dengan selera pasar untuk terus menjadi nilai tambah,” ujar Rony.
Pantauan HARAPANMEDIA.COM pada Sabtu (23/8/2025) terlihat berbagai kegiatan dilakukan baik seminar, pameran dan juga pengurusan layan paspor ada di lokasi tersebut.
Sejumlah pengunjung Batam One Mall terlihat antusias mendengarkan pemaparan dari nara sumber terkait dengan bagaimana memasarkan suatu produk agar bisa masuk dan diterima pasar.
Yeni, seorang pengunjung pameran mengatakan senang ada pameran yang digelar BI. ” Saya melihat banyak kegiatan usaha mikro dipamerkan di sini. Saya puas melihatnya dan harganya juga terjangkau,” kata Yeni.
BACA JUGA: Gubernur Ansar Lantik Direksi dan Komisaris BUMD, Dorong Perkuat Fiskal Lewat Inovasi


