Lebih lanjut ia menerangkan, RSBP Batam memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1971, seiring dengan berdirinya Otorita Batam (kini BP Batam). Pada masa itu, fasilitas kesehatan yang ada hanyalah sebuah poliklinik sederhana untuk melayani pegawai Otorita Batam dan masyarakat sekitar.
Seiring pertumbuhan Kota Batam dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas serta fasilitas pelayanan terus ditingkatkan. Hingga pada 11 Agustus 1983, fasilitas ini resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Otorita Batam (kini RSBP Batam) bertipe C.
Perjalanan terus berlanjut, dan pada 2 Mei 2002, rumah sakit ini meraih peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe B, yang menandai babak baru dalam peningkatan mutu layanan dan kelengkapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Pada tanggal 11 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti RSBP Batam, sebagai momentum mengenang pengabdian rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Bulan Agustus kami jadikan Bulan Bakti RSBP Batam dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan kebersamaan,’’ sebutnya.
Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam tahun 2025. Sebelumnya, pada Selasa, (12/8), RSBP telah menyelenggarakan Pelatihan Gratis Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat non-tenaga kesehatan. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025 dengan apel pagi pukul 06.30 WIB, dilanjutkan senam pagi bersama dan berbagai permainan yang akan menumbuhkan kebersamaan, diikuti oleh seluruh pegawai RSBP Batam.
“Melalui berbagai kegiatan ini, RSBP Batam ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Batam,” pungkasnya.


