Secara ekonomi transisi energi akan menciptakan peluang investasi baru, lapangan kerja hijau, dan diversifikasi ekonomi. Sehingga Kota Batam dapat menjadi pusat manufaktur komponen EBT, pusat penelitian dan pengembangan, serta tujuan investasi energi bersih. Hal ini akan meningkatkan daya saing ekonomi kota batam di kancah regional dan global.
“Dari segi lingkungan dengan beralih ke energi bersih, kita akan berkontribusi signifikan terhadap penurunan emisi gas rumah kaca, memitigasi dampak perubahan iklim, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Batam. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.
Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna menyampaikan acara ini akan menjadi platform untuk memperkenalkan dan membahas tujuan proyek SETI. Pertemuan tersebut juga pencanangan implementasi proyek SETI di Kota Batam sekaligus memperkenalkan proyek SETI kepada seluruh pemangku kepentingan di Kota Batam. Mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasi proyek SETI di kota Batam, termasuk potensi hambatan terkait regulasi, pembiayaan, mekanisme pelaksanaan, inovasi teknologi yang diperlukan untuk mendukung transisi energi di Batam.(*)


