“Presiden Prabowo menetapkan bahwa mereka yang tidak beruntung, anak-anak orang miskin, sekarang ditampung di dalam Sekolah Rakyat. Sehingga mereka mendapatkan fasilitas pendidikan yang tidak hanya sama, bahkan baik. Itu tidak hanya memotong tali kemiskinan, namun juga meng-empower mereka,” tuturnya.
“Labor, kalau dia masa kecilnya stunting, kurang gizi, maka dia tidak akan pernah bisa menjadi labor yang produktif. Maka kita mengintervensi dari mulai pemeriksaan kesehatan gratis, program anti-stunting … That’s necessary intervention, termasuk makanan bergizi,” tegas Ani.
BSU diberikan untuk pekerja yang gajinya di bawah Rp3,5 juta per bulan atau mentok upah minimum provinsi (UMP). Penyalurannya akan diberikan sekaligus Rp600 ribu pada Juni 2025. (*)


