Saturday, March 21, 2026
HomeINTERNASIONALIsrael Serang Situs Strategis Nuklir Iran

Israel Serang Situs Strategis Nuklir Iran

Pabrik tersebut diuji secara industri pada tahun 2004 setelah selesai.

Pusat Isfahan juga memiliki fasilitas fabrikasi bahan bakar nuklir, yang diresmikan pada tahun 2009 dan memproduksi bahan bakar dengan pengayaan rendah untuk digunakan di pembangkit listrik.

Pada Juli 2022, Iran mengumumkan rencana untuk membangun reaktor riset baru di sana.

4. Arak
Reaktor air berat Arak sempat dibekukan dalam perjanjian 2015, namun Iran berencana mengoperasikannya pada 2026. Pekerjaan pada reaktor riset air berat Arak di pinggiran desa Khondab dimulai pada tahun 2000-an, tetapi dihentikan berdasarkan ketentuan kesepakatan tahun 2015.

Reaktor penelitian tersebut secara resmi dimaksudkan untuk memproduksi plutonium untuk penelitian medis dan lokasi tersebut mencakup pabrik produksi untuk air berat.

5. Teheran
Pusat riset nuklir di ibu kota menampung reaktor peninggalan era 1960-an dari AS, digunakan untuk produksi radioisotop medis.

6. Bushehr
Satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir Iran di kota pelabuhan selatan Bushehr dibangun oleh Rusia dan mulai beroperasi pada kapasitas yang lebih rendah pada tahun 2011 sebelum disambungkan ke jaringan listrik nasional pada tahun 2012.

Rusia terus mengirimkan bahan bakar nuklir untuk pabrik tersebut, yang masih berada di bawah kendali IAEA.

Sebuah perusahaan Jerman memulai pembangunan pabrik tersebut dengan kapasitas nominal 1.000 megawatt hingga proyek tersebut dihentikan setelah revolusi Islam tahun 1979. Moskow kemudian menyelesaikannya.

7. Darkhovin & Sirik
Iran mulai membangun pembangkit listrik berkapasitas 300 megawatt di Darkhovin, di barat daya negara itu, pada akhir tahun 2022. Pada awal tahun 2024, Iran juga mulai membangun kompleks baru yang terdiri dari empat pembangkit listrik dengan kapasitas gabungan sebesar 5.000 megawatt di Sirik, di Selat Hormuz.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI