Friday, February 20, 2026
HomeBatamPemko Anggarkan Rp 7,8 Miliar Subsidi SPP, SD Dapat Rp 300 Ribu...

Pemko Anggarkan Rp 7,8 Miliar Subsidi SPP, SD Dapat Rp 300 Ribu dan SMP Dapat Rp 400 Ribu di Swasta

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemerintah Kota Batam menyiapkan dana subsidi silang bagi siswa yang tak tertampung di sekolah negeri. Mereka akan masuk ke sekolah swasta sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan.
Karena itu Pemko Batam menyiapkan anggaran sebesar Rp 7,8 miliar untuk program subsidi SPP bagi calon siswa yang tidak tertampaung di sekolah negeri, dan mereka  masuk ke sekolah swasta.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan, program ini menyasar calon siswa dari keluarga kurang mampu yang tak tertampung  masuk sekolah negeri dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Mereka yang menerima bantuan subsidi itu adalah  siswa yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau sejenisnya.
Ini khusus bagi mereka yang tidak lolos SPMB. “Kami mewndorong dorong mereka ke sekolah swasta dan pemerintah akan memberikan bantuan subsidi untuk anak SD sebesar Rp 300 ribu dan SMP sebesar Rp 400 ribu,”  kata  Tri Wahyu Rubianto, Selasa (10/6/2025).
Tri menyebut penerima subsidi diseleksi berdasarkan data kesejahteraan sosial. “Data itulah yang menjadi acuan untuk memberikan bantuan itu,” katanya.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan subsidi silang guna mengurai masalah klasik membludaknya anak yang mendaftar di sekolah negeri setiap tahun ajaran baru.
“Ini agar bantuan tepat sasaran. Khusus bagi mereka yang memang tidak mampu,” kata Tri.
Berdasarkan hasil rapat bersama lintas instansi, bantuan diberikan kepada calon siswa SD dan SMP. “Jadi jumlah penerima untuk calon siswa SD berjumlah 2.440 calon siswa. Sedangkan untuk tingkat SMP sebanyak 1.430,” paparnya.
Setiap siswa SD akan menerima subsidi sebesar Rp 300 ribu per bulan, sedangkan siswa SMP menerima Rp 400 ribu per bulan. “Bantuan disalurkan selama enam bulan tahun 2025 ini. Kalau perhitungannya, jumlah anggaran mencapai Rp7,8 miliar,” paparnya.
Program ini diharapkan bisa mendorong orangtua untuk mempertimbangkan sekolah swasta sebagai pilihan, sekaligus menjaga rasio ideal di sekolah negeri.
“Rasio daya tampung (RDT) di sekolah negeri kita harapkan bisa lebih proporsional. Saat ini, proses SPMB masih berjalan dan dilakukan secara online.  Sementara itu, rencana pemberian subsidi akan difinalkan dalam waktu dekat bersama Pemprov Kepri untuk kemudian ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota,” katanya.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) telah memasuki tahap pendaftaran. Untuk SD telah dibuka Jalur Afirmasi mulai 2–10 Juni 2025 dan pengumuman dilakukan 11 Juni. Sedangkan untuk Jalur Domisili & Mutasi mulai 11–15 Juni dan Pengumuman dilakukan 17 Juni. Sementara untuk daftar ulang dilakukan 17-19 Juni.
Sementara untuk SPMB Jalur Afirmasi & Prestasi dilakukan 16-22 Juni sedangkan pengumuman jlaur Afirmasi dan Prestasi dilakukan 23 Juni. Sementara untuk Jalur Domisili & Mutasi dilakukan 23-30 Juni dan Pengumuman jalur domisili dan mutasi dilakukan 2 Juli. Sedangkan untuk daftar ulang dilakukan 2-4 Juli.
Sebelumnya Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 harus berlangsung transparan, dan bebas dari pungutan liar (pungli). Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dalam sistem pendidikan, khususnya pada masa seleksi masuk tingkat SD dan SMP negeri.
Amsakar meminta seluruh pihak menaati aturan yang sudah ditetapkan, termasuk soal jumlah siswa per kelas.
“Jumlah maksimal sudah ditentukan, 40 siswa untuk SD dan 45 siswa untuk SMP. Jangan ada yang mencoba melampaui batas itu,” tegasnya.
Selain mengingatkan soal kuota, Amsakar juga menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Ia menyampaikan bahwa Pemko Batam telah menyiapkan bantuan pendidikan bagi mereka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini telah berubah setelah diperbaharui menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Untuk memberikan subsisdi bagi siswa yang masuk ke sekolah swasta, Pemko Batam telah menyiapkan subsidi sebesar Rp 300 ribu untuk anak SD dan Rp 400 ribu untuk siswa SMP yang bersekolah di sekolah swasta dan terdaftar di data tersebut. (*/man)
BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI