Saturday, March 21, 2026
HomeBatam๐”๐ฉ๐š๐œ๐š๐ซ๐š ๐‡๐š๐ซ๐๐ข๐ค๐ง๐š๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“, ๐€๐ฆ๐ฌ๐š๐ค๐š๐ซ: ๐“๐ข๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ญ๐ฎ ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐€๐ง๐š๐ค ๐๐š๐ง๐ ๐ฌ๐š

๐”๐ฉ๐š๐œ๐š๐ซ๐š ๐‡๐š๐ซ๐๐ข๐ค๐ง๐š๐ฌ ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ“, ๐€๐ฆ๐ฌ๐š๐ค๐š๐ซ: ๐“๐ข๐ง๐ ๐ค๐š๐ญ๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ญ๐ฎ ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐€๐ง๐š๐ค ๐๐š๐ง๐ ๐ฌ๐š

HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

Hal itu ditegaskan Amsakar saat menjadi inspektur upacara Hardiksas 2025 tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (2/5/2025). Peringatan Hardiknas tingkat Kota Batam dimeriahkan berbagai pakaian adat hingga kesenian nusantara.

โ€œPeringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba. Undang-undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan,โ€ ujar Amsakar. Dalam kesempatan itu, Amsakar membacakan pidato dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Abdul Muโ€™ti.

โ€œDan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,โ€ tambahnya.

Sesuai amanat konstitusi, lanjut Amsakar, tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab- sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

โ€œPendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara,โ€ katanya.

Pada hakikatnya, dalam pidato menteri yang dibacakan Amsakar, pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Secara individual, pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk pendidikan yang dengannya manusia menguasai ilmu pengetahuan, memiliki keterampilan, dan berbagai kecerdasan yang memungkinkan mereka meraih kesejahteraan dan kebahagiaan material dan spiritual. Dalam konteks kebangsaan, pendidikan adalah sarana mobilitas sosial politik yang secara vertikal mengangkat harkat dan martabat bangsa.

BACA JUGA  Investasi Asing Mulai Meningkat ke Batam, DPRD Berharap Warga Lokal Diberdayakan

โ€œKarena itu, sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat, Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur,โ€ kata Amsakar.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI