BACA JUGA: Pemko Batam Gulirkan Pinjaman Bunga 0 Persen untuk Pelaku Usaha, Saatnya Usaha Mikro Naik Kelas
Melihat kondisi tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, ST mengatakan perlu dilakukan normalisasi agar air bisa lancar mengalir.
“Selama ini untuk pembersihan normalisasi kita punya alat dan kalau butuh pembersihan normalisasi kita lakukan namun hal itu tidak cukup. Walau kita normalisasi namun volume air yang besar tidak bisa menampungnya,” katanya.
Ia menyebut seperti di Jodoh dan Nagoya kecepatan yang tidak bisa mengimbangi dan karena itu untuk mempercepat aliran air dengan pompa. Di satu sisi tertahan oleh pasang dan butuh waktu memang satu jam bisa susut, salah satu cara mengurangi ini harus kita pompa ini salah satu.
Sedangkan untuk melebari saluran tidak solusi juga satu cara dipompa dan pada saat puncak hujan itu kita bisa membuang. Itu yang kita rencanakan dari dulu dan tahun depan kita akan memulai di Jodoh dan Nagoya dan akan dibuat stasiun pompna banjir,” kata Suhar. (*/man)


