Orang dengan penyakit ginjal disarankan untuk mengkonsultasikan konsumsi air kelapa dengan dokter.
3. Mengganggu operasi
Konsumsi air kelapa dapat mengganggu tekanan darah dan kontrol gula darah selama dan setelah operasi. Hentikan konsumsi air kelapa setidaknya dua pekan sebelum jadwal operasi.
4. Diare
Pada dasarnya, air kelapa bisa membantu mengatasi diare. Namun, mengutip Healthline, jika dikonsumsi berlebihan, air kelapa justru bisa memicu diare karena efek pencahar yang dimilikinya.
Salah satu penyebabnya adalah kadar kalium pada air kelapa. Hiperkalemia salah satunya diketahui bisa memicu diare.
Selain itu, air kelapa juga kaya oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol yang dapat difermentasi (FODMAP). FODMAP merupakan karbohidrat rantai penting yang dapat menarik air ke dalam usus dan memicu masalah pencernaan seperti diare.
5. Alergi
Mengutip Times of India, meski jarang terjadi, tapi beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi akibat konsumsi air kelapa.
Reaksi alergi bisa muncul berupa gejala gatal, ruam, atau masalah pencernaan. Orang yang alergi terhadap kelapa disarankan untuk menghindari asupan air kelapa.
Untuk menghindari efek samping di atas, setidaknya batasi asupan air kelapa pada 1-2 gelas per hari. (*)


