Saturday, February 21, 2026
HomeBatamPenimbunan Daerah Aliran Sungai Baloi Terus Diselidiki Polda Lanjutkan Penyelidikan Usai Lebaran

Penimbunan Daerah Aliran Sungai Baloi Terus Diselidiki Polda Lanjutkan Penyelidikan Usai Lebaran

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Penimbunan daerah aliran sungai (DAS) Baloi terus diselidiki pihak Polda Kepri. Penanganan kasus penimbunan sungai Baloi Indah saat ini menjadi perhatian semua pihak, bahkan kasus ini juga sangat viral di media sosial. Bukan hanya di media sosial, pemerintah Kota Batam dan juga BP Batam sangat konsen dalam kasus ini.

Bahkan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Ahmad dan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra turun ke lokasi.
Li Claudia juga bertemu dengan masyarakat dan juga pengusaha di lokasi, dan meminta agar aliran sungai tersebut dibersihkan.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat Akibat Pipa Gas Petronas Terbakar, 112 Orang Terluka

Dalam kasus ini juga terlihat adanya kerja sama antara oknum tertentu dengan pejabat di Pemko Batam untuk melakukan penimbunan. Oknum itu menggunakan alat berat Dinas Bina Marga untuk mengelabui masyarakat.

Kurang lebih sepanjang 200 meter badan sungai Baloi Indah sudah selesai ditimbun dan tumpukan tanah yang belum diratakan masih terlihat di lokasi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri Kombes Pol Silvester Mangombo Marusaha Simamora, menyebut masih tahap penyelidikan terkait kasus penimbunan daerah alisan sungai ini.

BACA JUGA: Makan 3 Kue Nastar Ternyata Setara 1 Piring Nasi, Bagaimana Penjelasannya?

“Kami akan melanjutkan penyelidikan usai lebaran. Sejumlah nama sudah masuk dalam daftar yang akan kami panggil untuk memberikan keterangan,” katanya, Kamis (3/4/2025).

Seperti diketahui Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam Suhar dan Lik Khai Anggota DPRD Kepri masuk dalam daftar pemanggilan untuk dimintai keterangan oleh Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Kepri.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI