Menkes meyakini program tes kesehatan gratis di awal-awal peluncuran program ini akan diminati hingga 60 juta warga.
BACA JUGA:Â Bersama TNI dan Polri, BP Batam Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di KKOP
“Masyarakat mulai dari Lahir sampai lansia, kita layani. Mungkin enggak langsung 280 juta, tahun pertama kalau saya dapet 50 juta, 60 juta saja sudah senang. Tapi kan kita harapkan makin lama makin naik terus,” kata dia.
Untuk menjalankan program ini pemerintah telah menyiapkan anggaran senilai Rp4,7 triliun.
“Betul (dana disiapkan Rp 4,7 triliun). Ada yang dari Kemenkes dan quick win ditambah sama pak Prabowo,” kata Budi.
Budi menyebut anggaran sudah cukup karena kemungkinan tak semua target 280 juta orang memanfaatkan cek kesehatan gratis. Budi memprediksi 50-100 juta orang saja yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Kita lihat lah anggaran dibikin untuk 200 jutaan, tapi saya nggak yakin 200 jutanya itu akan gunakan skriningnya, mungkin sampai 100 juta aja,” kata Budi Gunadi.
Presiden Prabowo kata Budi, berkomitmen bila di tengah jalan program ini butuh anggaran tambahan, pemerintah sudah menyiapkan tambahannya. “Kalau kurang ya beliau bilang bisa (ditambah), tapi apakah sekarang ditambah? Kita lihat dulu program berjalan sampai Juni,” kata Budi Gunadi. (*/man)


