Atraksi dilanjutkan dengan penampilan dari pasukan baret jingga TNI Angkatan Udara. Mereka menunjukkan kekuatan fisik dengan memecahkan tumpukan batako menggunakan kepala, kaki, dan tangan.
Tumpukan batako yang terdiri dari lima lapisan berhasil dihancurkan dalam satu pukulan, mengundang tepuk tangan meriah dari warga.
BACA JUGA:Â Catat Prestasi Langka, Presiden Jimmy Carter Menjadi Mantan Presiden Pertama AS Yang Mencapai Umur 100 Tahun
Salah satu momen paling berkesan adalah drama kolosal yang mengisahkan perjuangan Pahlawan Nasional Riau, Raja Haji Fisabilillah, yang melawan penjajah. Drama ini diiringi oleh tarian “Wonderland Indonesia,” yang menampilkan kekayaan budaya dan semangat patriotik, menggugah rasa nasionalisme di hati para penonton.
Setelah atraksi bela diri dan drama kolosal, acara dilanjutkan dengan parade defile yang berlangsung di Jalan Engku Putri.
Parade ini diikuti oleh personel TNI dari tiga matra, yakni Angkatan Darat, Laut, dan Udara, bersama dengan mitra-mitra TNI lainnya seperti Polri, Satpol PP, Basarnas, Pramuka, dan berbagai instansi lainnya.
Parade ini menjadi simbol sinergi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Rangkaian atraksi dan parade ini menambah semarak peringatan HUT TNI di Batam, yang menjadi momen kebanggaan bagi warga. Berbagai penampilan spektakuler yang dipertontonkan berhasil menyedot perhatian masyarakat dan menciptakan suasana penuh semangat di tengah perayaan ulang tahun TNI yang ke-79.
Ini merupakan pertama kalinya perayaan HUT TNI gabungan tiga Matra dilaksanakan di Kota Batam, yang berpusat di Alun-Alun Jalan Engku Putri.
Lalu dilanjutkan dengan drama kolosal mengisahkan perjuangan Pahlawan Nasional Riau Raja Haji Fisabilillah, dan tarian Wonderland Indonesia.
Setelah itu, atraksi berlanjut dengan parade defile di Jalan Engku Putri oleh personel TNI tiga matra diikuti anggota Polri dan mitra TNI lainnya seperti Satpol PP, Basarnas, Pramuka dan lainnya. (*/man)


