“Malam ini mau kita rapatkan dengan orang tua kita para tetua adat,” ujar dia.
BACA JUGA:Â 50 Legislator Baru Mulai Kerja, Rudi: Perkuat Sinergi Membangun Batam
Amin menyebutkan sebelumnya Nyat Kadir sempat menjalani perawatan medis selama 11 hari di RS Pondok Indah Jakarta.
“Sakitnya komplikasi, ada kekurangan oksigen di darah, operasi batu empedu, kemudian di paru-paru juga ada masalah. Dirawat 11 hari,” katanya.
Menurut Amin, Nyat Kadir merupakan sosok berpengaruh di Kepri, khususnya Kota Batam.
Nyat Kadir juga merupakan tokoh yang mencetuskan visi misi Kota Batam yaitu menjadikan Batam Bandar Dunia Madani.
“Dan kepedulian terhadap Melayu sangat luar biasa, terutama untuk masyarakat tempatan, termasuk juga bagaimana menerima para pendatang yang berkunjung ke Batam,” katanya.
Tetangga dan warga sekitar mempersiapkan segala sesuatu di rumah duka, sambil menunggu kedatangan jenazah besok. (*/man)


