HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Merebaknya penyebaran wabah cacar monyet atau Mpox menjadi perhatian Pemerintah, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Kepulauan Riau mengimbau para pelaku wisata baik itu masyarakat yang melakukan perjalanan maupun pelaku usaha pariwisata untuk mewaspadai dan mencegah penyebaran wabah cacar monyet atau Mpox.
Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata di Batam, Kamis, mengatakan belum ada laporan terkait kasus Mpox di wilayahnya, namun masyarakat pelaku perjalanan dan pelaku pariwisata diingatkan tetap waspada dan mencegah terjadinya penularan dengan perlindungan diri.
“Kalau sakit sebaiknya tidak melakukan perjalanan, terapkan juga protokol sehat, seperti mencuci tangan, memakai masker bila batuk dan pilek,” kata Ardi.
Menurut dia, sejak pandemi COVID-19 , protokol kesehatan (prokes) sudah menjadi kebiasaan masyarakat di Indonesia, khususnya Batam, sehinggadari tidak perlu protokol kesehatan khusus Mpox yang diberikan kepada masyarakat maupun pelaku pariwisata.
“Protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 itu sudah jadi kebiasaan di masyarakat saat. Jadi kita terapkan itu aja, tidak perlu protokol khusus lagi,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga tidak mengeluarkan peringatan perjalanan seperti “travel advice”. Mengingat wilayah Kepri, khususnya Batam bertetangga langsung dengan Singapura.
Diketahui bahwa, hingga saat ini 13 kasus Mpox yang terkonfirmasi telah terdeteksi di Singapura. Namun, merupakan infeksi yang tidak terlalu parah (klade 2).


