Saat program ini, perhatian justru tertuju kepada para atlet Korea Utara. Sebab, mereka tampak berswafoto dengan atlet Korea Selatan dan China.
Secara khusus, atlet perwakilan Korea Utara, Li Jong-sik dan Kim Kum-yong yang memenangkan medali perak dalam cabang olahraga (cabor) tenis meja nomor ganda campuran dilaporkan telah “dievaluasi secara negatif” dalam laporan yang diserahkan kepada Partai.
Kedua atlet ini berswafoto di podium bersama peraih medali perunggu dari Korea Selatan, Lim Jong-hoon dan Shin Yu-bin, serta peraih medali emas dari China, Wang Chuqin dan Sun Yingsha. Meskipun momen ini dianggap mengharukan oleh media internasional global, momen ini dapat berujung pahit di Korea Utara.
Menurut sumber tersebut, para atlet dinilai “tersenyum berlebihan” meskipun atlet Korea Selatan yang oleh pihak berwenang dicap sebagai “negara musuh nomor satu” berada tepat di samping mereka.
Kim Kum-yong dikritik karena tersenyum selama berswafoto dan Li Jong-sik karena menatap serta tersenyum kepada atlet lain setelah turun dari podium. Selain itu, Kim Mi-rae yang memenangkan medali perunggu dalam nomor loncat indah 10m putri juga menjadi sorotan karena berswafoto dengan atlet dari negara lain.
Namun, berbeda dengan atlet tenis meja ganda campuran, Kim Mi-rae yang berswafoto dengan atlet China, termasuk peraih medali perak Quan Hongchan dan peraih medali emas Chen Yuxi tampak menghindari memegang smartphone dan membiarkan atlet lain yang melakukannya.
Hingga kini, masih belum diketahui secara pasti apakah Kim Mi-rae akan menerima hukuman. Sebab, beberapa analis berpendapat bahwa ia menghindari penggunaan ponsel Samsung Korea untuk mematuhi arahan ini. (*)


