Saturday, February 21, 2026
HomeNEWSPerkuat Administrasi Desa, Mahasiswa KKN Undip Asal Batam Berhasil Buat Peta Administrasi...

Perkuat Administrasi Desa, Mahasiswa KKN Undip Asal Batam Berhasil Buat Peta Administrasi Desa Pakumbulan Pekalongan

HARAPANMEDIA.COM, PEKALONGAN – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mulai 10 Juli-19 Agustus 2024, membuat terobosan yang bisa dirasakan masyarakat setempat.

Seorang diantara mahasiswa asal Kota Batam bernama M Tenar Joeliskhan, di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Joeliskhan yang dihubungi Selasa (13/8/2024) mengatakan ada sembilan orang mereka dalam satu kelompok melakukan KKN dengan empat program kerja yakni membuat alat pembakar sampah dan kompos. Kemudian melakukan screening kesehatan bagi para remaja. Selanjutnya Pembuatan Peta Administrasi Desa dan terakhir pembuatan Peta Tata Guna Lahan Desa.

BACA JUGA: DBMSDA Kota Batam Terus Gesa Proyek Jalan Yang Baru Mencapai 30 Persen

M. Tenar Joeliskhan, yang berasal dari Kota Batam mengatakan dia sebagai mahasiswa Teknik Geologi membuat inisiatif untuk membuat Peta Tata Guna Lahan Desa dan administrasi desa.

Joeliskhan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membantu pengembangan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pembuatan Peta Administrasi Desa Pakumbulan.

Adapun beberapa tahapan pembuatan Peta tersebut, dimulai dari tahapan awal dengan melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan data mengenai kondisi lahan dan penggunaannya menggunakan aplikasi Avenza Maps.

BACA JUGA: Diperkirakan Lebih Dari 1,7 Juta Perempuan Indonesia Akan Meninggal Karena Kanker Serviks

Pembuatan Peta Administrasi Desa Pakumbulan merupakan bagian dari program kerja utama yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengetahui penataan wilayah dan memperkuat administrasi dari desa tersebut.

Desa Pakumbulan merupakan salah satu desa di Kecamatan Buaran yang memiliki potensi besar, baik dari segi kerajinan, budaya, maupun pertanian. Namun, pengelolaan administrasi desa yang kurang tertata menjadi tantangan tersendiri. Peta Administrasi yang ada sebelumnya kurang memadai dan tidak mencakup perkembangan terbaru di desa tersebut.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI