Sunday, February 22, 2026
HomeLIFESTYLEHealthDiperkirakan Lebih Dari 1,7 Juta Perempuan Indonesia Akan Meninggal Karena Kanker Serviks

Diperkirakan Lebih Dari 1,7 Juta Perempuan Indonesia Akan Meninggal Karena Kanker Serviks

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak wanita datang dengan penanganan yang terlambat. Mereka datang dalam kondisi sudah berada pada stadium lanjut yakni 3 dan 4.

Melihat hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendukung akselerasi eliminasi kanker serviks melalui Rencana Aksi Nasional (RAN). Dimana hal itu, berisi empat pilar, yakni pilar layanan yang meliputi skrining, imunisasi vaksin Human papillomavirus (HPV), dan tata laksana bagi pasien pra-kanker.

“Biasanya, pasien datang pada stadium lanjut yakni 3-4 dengan pembiayaan cukup besar. Diperkirakan lebih dari 1,7 juta perempuan di Indonesia akan meninggal karena kanker serviks pada tahun 2070 sehingga kasus kanker serviks ini perlu kita kawal,” paparnya.

Pada vaksinasi fase 1, Kemenkes menargetkan 90% anak perempuan usia 11 dan 12 tahun kelas 5 dan 6 atau setara, termasuk yang tidak bersekolah, menerima vaksin lengkap. Pada fase ini, Kemenkes juga menargetkan anak perempuan usia 15 tahun yang belum menerima vaksinasi harus menerima vaksinasi lanjutan.

Pada fase 2, 90% anak perempuan dan laki-laki usia 11 dan 12 tahun harus menerima vaksinasi lengkap. Selain itu, Kemenkes juga akan melakukan vaksinasi lanjutan untuk usia 15 tahun dan semua perempuan dewasa yang berusia di atas 21-26 tahun sesuai permintaan dan kebutuhan.

Untuk skrining fase pertama, Kemenkes telah menargetkan 70% perempuan berusia 30 hingga 69 tahun diskrining menggunakan tes DNA HPV. Sedangkan fase kedua, Kemenkes menargetkan 75% perempuan berusia antara 30 hingga 69 tahun melakukan skrining setiap 10 tahun sekali. Metode utama skrining pada dua fase ini akan menggunakan tes DNA HPV. (*)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI