Untuk membangun unit sekolah baru, Pemerintah Kota Batam menurutnya terkendala. Begitu juga dengan penambahan ruang kelas baru, terkendala dengan tenaga guru.
“Tugas Dewan Pendidikan untuk membuat analisis bagaimana menyelesaikan persoalan pendidikan di Kota Batam. Sehingga tidak ada lagi sekolah yang doble shift, dan ini harus dicari formulanya,” katanya.
Dia menyebut jika double shift tidak ada lagi, pembelajaran dapat terlaksana dengan efektif. Dengan begitu metode pembelajaran akan terpenuhi. Sehingga mutu pendidikan di Kota Batam akan meningkat.
“Sampaikan analisis terhadap pendidikan di Kota Batam yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Batam. Mulai dari TK, SD dan SMP. Bicara pendidikan adalah bicara soal masa depan. Masukan ini sangat penting dalam menentukan kebijakan Pendidikan di Kota Batam,” kata pria kelahiran Selatpanjang ini.
Sekda juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih, kepada Panitia Seleksi, atas kerja keras sehingga terpilih anggota Dewan Pendidikan Kota Batam Periode 2024-2027.(*/man)


