BACA JUGA: Dukung Proyek Rempang Eco-City, 8 KK Asal Desa Blongkeng Bergeser ke Hunian Sementara
Hampir 10 menit bocah kecil itu digendong Maruli, bahkan aksi si bocil juga menjadi sorotan pengunjung. Meski digendong orang baru, bocil itu justru senang.
“Anak ini sudah nyaman sama saya. Eh, mana ibunya tadi. Nanti saya jadi salah kembalikan, salah orang tua,” kata Maruli di tengah kerumunan warga.
Usai berkegiatan di luar ruangan, Maruli langsung meninjau aktivitas dalam gedung RSKI Galang, tepat di ruang medis, di sana puluhan masyarakat Galang juga tampak menunggu kedatangan Maruli. Lagi-lagi, Maruli menghampiri bocah kecil lalu digendongnya.
Di dalam gedung, aktivitas pengobatan gratis tampak berlangsung. Dokter, perawat dan Nakes lainnya tengah memeriksa para pasien, ada cek tensi darah, pemeriksaan mata dan lainnya.
Maruli tampak memberikan semangat pada warga khususnya tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan. Tenaga kesehatan, mereka dari Dinas Kesehatan TNI, Kodam I Bukit Barisan dan Biddokes Polda Kepri.
Maruli juga tampak mengecek langsung kondisi ruangan perawatan bangunan gedung RSKI. Dalam gedung RSKI, tampak banyak kamar kosong. Apalagi RSKI sudah lama tidak beroperasi.
Kendati demikian, fasilitas rumah sakit masih berada dalam gedung. Dalam gedung itu, fasilitas hanya dapat diperuntukkan untuk pencegahan virus infeksi.
“Kedatangan saya ini, selain saya melihat anggota, saya juga bersilaturahmi dengan wara Galang. Saya juga berbicara dengan Pemerintah Daerah siapa tahu ada yang bisa kita kerjakan bersama,” ujar Maruli didampingi Gubernur Ansar dan Wali kota Rudi.
“Kami TNI dan Polri bersama Pemda kompak semua. Kekompakan ini akan membuat situasi lebih baik dan akan ada hal hal yang bisa dikerjasamakan. Berkaitan dengan RSKI yang Pengelolaannya dipegang kendali TN AD,” kata Maruli seraya menyebut bahwa rumah sakit masih dalam pengawasan jajarannya.
“Sebetulnya rumah sakit ini dulu, kan untuk covid. Jadi fasilitas masih tentang covid. Sudah bagus tapi fungsinya terbatas mungkin kita coba cari alternatif lah. Kita ketemu Menkes kira-kira dapat dijadikan apa nantinya,” ujar Maruli. (*/lha)


