HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Untuk meningkatkan pengetahuan di bidang konservasi flora, Serindit Philosophy Center, bekerja sama dengan Indonesia Plant Redlist Authotithy (IPRLA) Species Survival Commission (SSC)©IUCN, menyelenggarakan “Penilaian Daftar Merah Pohon IUCN Kepulauan Riau.
Selain itu juga dilakukan Pelatihan dan Penerapan Teknik Propagasi serta Eksplorasi mulai tanggal 29 Juli hingga 31 Juli 2024. Selanjutnya melakukan observasi ke lapangan.
BACA JUGA: Update Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City
Ketua Yayasan Serindit Philosophy Center, Alawy mengatakan sesi penilaian ini bertujuan untuk membahas dan menetapkan status Redlist IUCN 50 spesies pohon asli yang ditemukan di Kepulauan Riau.
Peserta akan memperoleh keterampilan penting dalam mengevaluasi status konservasi spesies dan menerapkan teknik perbanyakan dan eksplorasi tingkat lanjut.
BACA JUGA: Awas Data KTP Bisa Dicuri Untuk Buka Rekening Pinjol Fiktif
Lokakarya ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (KPHL Batam, KPHP Karimun), termasuk pengamat (Dendrolog, Botanis), kelompok tani, organisasi nirlaba (Tarsius Centre Indonesia), praktisi kehutanan, serta mahasiswa.
Pelatihan difokuskan hari pertama menilai dan mengevaluasi risiko kepunahan dan status konservasi dari daftar spesies pohon yang di assesment. Hari kedua peningkatan keterampilan dan perbanyakan spesies pohon hutan, melalui kegiatan eksplorasi dan propagasi.


