HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Rencana kenaikan tarif listrik oleh PLN Kota Batam ditanggapi oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad. Ansar meminta PLN Kota Batam melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat terkait kebijakan kenaikan tarif listrik yang rencananya mulai berlaku pada triwulan III 2024.
“Sosialisasikan dulu supaya masyarakat tahu alasan dan penyebab tarif listrik naik, lalu lihat seperti apa tanggapan masyarakat,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Senin.
Ansar menyebut kenaikan tarif listrik di Batam bukan kewenangan pemerintah daerah, melainkan wewenang pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.
BACA JUGA:PLN Batam Akan Naikkan Tarif Listrik 11 Golongan Tarif Akan Disesuaikan, Ini Tarif yang Kena
Apalagi kondisi kelistrikan di Batam tidak disubsidi dan mendapat kompensasi dari pemerintah, karena dikelola secara mandiri oleh PLN Batam.
“Beban operasional barangkali jadi salah satu alasan PLN Batam menaikkan tarif listrik,” ujar Ansar.


