HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemerintah Kota Batam berharap agar sejumlah usaha mikro dan kecil bisa terus berkembang dan naik kelas. Untuk itu Pemko melalui UPTD Pengelolaan Dana Bergulir Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, siap memberikan pinjaman lunak kepada masyarakat pelaku usaha mikro.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Dana Bergulir Zulfahri SE, MM mengatakan pihaknya menyediakan dana bergulir dengan bunga yang murah.
Pihaknya menyediakan pinjaman lunak untuk membantu permodalan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan usahanya.
Dalam pemberian pinjaman lunak, UPTD sudah menyalurkan sebesar Rp 3,1 miliar. Penyaluran ini mulai Januari sampai Juni 2024. Dalam satu semester sudah tersalur sebanyak itu.
“Kalau kita lihat animo masyaraklat cukup besar untuk mendapatkan pinjaman lunak ini. Untuk tahun ini dana bergulir sekitar Rp 8,1 miliar. Ini yang kita berikan ke pengusaha mikro, koperasi dan usaha kecil,” kata Zulfahri, Kamis (4/7/2024).
Zul mengatakan bagi koperasi yang ingin mendapatkan pinjaman lunak diberikan Rp 300 Juta waktu pengembalian lima tahun.
BACA JUGA:Â Alasan Mengapa Harga Obat di Indonesia 5x Lebih Mahal Daripada di Malaysia
Para pengurus Koperasi harus melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan minimal punya modal usaha Rp 500 juta. Jadi koperasi bisa dapat pinjaman setelah berdiri satu tahun yang dibuktikan dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Sedangkan untuk usaha mikro para pengusaha bisa dapat Rp 150 juta dengan waktu pengembalian maksimal 5 tahun. Syarat untuk mendapatkan pinjaman lunak itu adalah punya legalitas, untuk usaha mikro minmal sudah berjalan enam bulan, usaha produktif, ada agunan dan bersedia disurvei usahanya.


