Satu hal yang patut disyukuri kata Ansar, meskipun infrastruktur dan dukungan swasta di Bintan dan Karimun masih terbatas, pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut masih bisa menunjukkan tren positif.
BACA JUGA: Gubernur dan Wali Kota Sambut Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Batam dari Tanah Suci
“Bintan masih bisa 6 persen, Karimun masih bisa di atas 5 persen,” jelas Ansar.
Ansar berharap, Batam yang merupakan pusat investasi di Kepri kalau bisa pertumbuhan ekonominya dipacu lagi lebih tinggi.
“Makanya kita paculah sama-sama nanti, sama BP Batam, sama Walikota supaya Batam mestinya ideal di atas 10 persen,”katanya.
Ketika ditanya tentang kemungkinan pembentukan BUPP KEK Tanjung Sauh dan bagaimana posisi gubernur nanti di dalamnya, Ansar menyatakan soal itu ia akan mempelajari lebih lanjut mengenai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41.
“Saya pelajari dulu nanti PP 41 itu, tapi kemarin kalau PP 41 itu timnya akan diangkat ke tingkat gubernur, nanti kita lihat,” tutur Ansar.
Seperti diketahui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh sudah mulai digarap. Proyek ini digarap empat investor multi nasional yakni Investor dari China, Jepang, Singapura dan Panbil Grup dengan total investasi mencapai Rp 190 triliun. (*/man)


