“Kami datang dari Bangladesh dan terbang ke Jakarta,” tambahnya.
Ia datang ke Indonesia dengan maksud menjumpai istri dan anaknya yang berada di Bandung Jawa Barat.
BACA JUGA:Â Indahnya Berbagi, BP Batam Serahkan Santunan Kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa
“Istriku berasal dari Indonesia, dia berasal dari Bandung. Aku punya 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, dan kita akan pergi ke Malaysia dengan anak-anak,” kata Zohirul.
ia menyebut saat akan pergi ke Malaysia anak-anak Zohirul tidak memiliki paspor, makanya ia datang ke Batam untuk meminta bantuan agar dapat melakukan perjalanan tanpa menggunakan paspor.
Karena keterbatasan bahasa, ia tak menjelaskan secara detail maksud dan tujuannya membawa serta istri dan anaknya untuk pergi ke Malaysia melalui jalur tikus.
Kemudian, setelah tindakan nekatnya tersebut tercekal, ia kini harus berurusan dengan imigrasi perihal dokumen.
ia menyebut bisa bertemu dengan istrinya dan menjelaskan apa yang terjadi.
Pihak Imigrasi akan terus meningkatkan pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke Batam. ( */man)


