4. Bantuan Mualaf sebanyak 6 orang
5. Bantuan Beasiswa SD dan SMP masing-masing sebanyak 6 orang
Dalam sambutannya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, bingkisan dan santunan tersebut berasal dari zakat yang dikeluarkan oleh pegawai BP Batam dan dikumpulkan di BAZNAS Kota Batam.
“Hal ini kita lakukan karena zakat wajib kita keluarkan dan kita salurkan kembali ke masyarakat,” kata Muhammad Rudi.
Lebih dari itu, ia melanjutkan, sumbangsih dari zakat diyakini mampu menjadi alternatif untuk mengurangi tingkat kemiskinan Kota Batam yang mencapai angka 5,02 persen pada tahun 2023 silam.
“Jika seluruh karyawan Muslim di BP Batam, Pemerintah Kota Batam, dan instansi privat lainnya membayar zakat mal yang dikumpulkan dan disalurkan oleh BAZNAS kepada golongan-golongan yang wajib menerima, saya yakin kebutuhan masyarakat miskin di Kota Batam dapat terbantu,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Muhammad Rudi turut mengajak masyarakat yang hadir untuk menjaga kekompakan dan persatuan dalam mendukung program pembangunan infrastruktur yang digagas oleh pemerintah daerah.
“BP Batam adalah bagian dari masyarakat, begitu juga sebaliknya. Seluruh pembangunan yang telah dilakukan merupakan persembahan kami untuk masyarakat Kota Batam. Untuk itu mari kita jaga apa yang telah dibangun dan pupuk terus kebersamaan untuk kenyamanan dalam bermasyarakat,” tutup Muhamamad Rudi.
Hadir dalam kegiatan, Ketua Umum PIKORI BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, KH. Luqman Rifai; Ketua BAZNAS Kota Batam, Muhith; Ketua Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Kota Batam, Ust. Suyono; para Anggota Bidang, pejabat tingkat II dan III, beserta staf di lingkungan BP Batam. (*)


