Sedangkan tomat, sawih putih, bawang merah, dan pakcoy masing-masing -0.03 persen, dan bahan bakar rumah tangga -0.01 persen. Penyumbang utama deflasi di bulan februari 2024 secara y-on-y adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 0,23 persen.
Penyumbang utama deflasi antara lain, bayam, kangkung,sawi hijau, kacang panjang, dan angkutan udara Untuk Penyumbang utama inflasi bulan Januari 2024 secara (y-on-y), yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil 1,22 persen. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras, bayam, kangkung, sigaret kretek mesin.
BACA JUGA:Update Rempang Eco-City, Realisasi Pengerjaan Empat Rumah Contoh Sudah 84 Persen
Kelompok Transportasi dengan andil 0,73 persen. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah angkutan udara, dan tarif parkir. Selanjutnya, Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,22 persen.
Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku, pihaknya akan terus mengendalikan inflasi maupun deflasi di daerahnya. Pengendalian inflasi ini dinilai penting, pasalnya, jika inflasi tinggi, maka daya beli masyarakat akan minim.
Sebaliknya, deflasi, akan tidak baik pula. “Jadi, inflasi dan deflasi ini harus dikendalikan,” kata Rudi. Untuk mengendalikannya, bahkan Pemko Batam sudah menggelar beberapa program bersama tim yang sudah dibentuk dalam pengendalian inflasi ini.
Pada intinya, Rudi, menekankan agar masyarakat Batam bisa mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. “Ini kami lakukan semata-mata demi kesejahteraan masyarakat ” tutup Rudi. (*)


