HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pengelolaan Pelabuhan Terminal Ferry Internasional Batam Center akan berakhir 2024 ini. Karena itu BP Batam akan melakukan lelang untuk menentukan pengelola baru pelabuhan tersebut.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku Kerja Sama Operasional (KSO) kontrak baru dengan perusahaan calon pengelola baru sudah kini dalam proses lelang.
“Sedang proses sekarang. Lagi proses tender,” kata Kepala BP Batam Hm Rudi yang juga sebagai Wali Kota Batam ini, Rabu (28/2/2024).
BACA JUGA:Â Percepat Identitas Kependudukan Digital (IKD) Ditjen Dukcapil Gelar Rakornas di Batam
Ia menyebut aset milik BP Batam saat ini yang telah habis kontrak hanya Pelabuhan Fery Internasional Batam Center. PT Synergy Tharada mengelola pelabuhan itu sejak tahun 2002 dan akan berakhir antara Juli-Agustus 2024.
Sebelumnya sempat muncul bahwa opsi pengelolaan pelabuhan pasca berakhirnya KSO dengan PT Synergy Tharada akan sama seperti model pengambilalihan pengelolaan SPAM oleh BP Batam dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) pada tahun 2020.
BACA JUGA:Â Gubernur Ansar Ahmad Minta Warga Tak Usah Panic Buying Beli Beras, Pasokan Dijamin Aman Lima Bulan ke Depan
Cara pertama dengan penunjukan langsung pengelola kontrak kepada perusahaan pengelola baru. Kemudian dilakukan pelelangan dan pemenangnya masih di pusaran konco perusahaan itu juga.
Spekulasi lebih ekstrem lagi menyebut pelabuhan itu masuk bagian areal hamparan lahan laut yang sepertinya sudah dialokasikan ke beberapa perusahaan besar dari Jakarta untuk dikembangkan investasi.


