Apalagi letak Batam yang strategis memberikan keuntungan tersendiri terhadap pertumbuhan investasi di masa depan.
“Mari kita jaga kota ini agar tetap kondusif. Jangan sampai investor kehilangan kepercayaannya untuk terus berinvestasi di Batam,” tutup Rudi.
Berikut 10 sektor yang realisasi investasi PMA yang mendominasi di Batam sepanjang tahun 2023 :
1. Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam dengan nilai investasi USD 233,75 juta atau Rp 3,46 triliun dari 195 proyek;
2. Industri Makanan dengan nilai investasi USD 93,14 juta atau Rp 1,37 triliun dari 80 proyek;
3. Sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan nilai investasi USD 41,08 juta atau Rp 607 miliar dari 52 proyek;
4. Industri Karet dan Plastik dengan nilai investasi USD 37,46 juta atau Rp 554,46 miliar dari 74 proyek;
5. Jasa Lainnya dengan nilai investasi USD 35,19 juta atau Rp 520,93 miliar dari 182 proyek;
6. Sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi dengan nilai investasi USD 28,028 juta atau Rp 414,81 miliar dari 83 proyek;
7. Sektor Perdagangan dan Reparasi dengan nilai investasi USD 27,66 juta atau Rp 409,43 miliar dari 282 proyek;
8. Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya dengan nilai Investasi USD 21,68 juta atau Rp 320,89 miliar dari 117 proyek
9. Sektor Konstruksi dengan nilai investasi USD 21,34 juta atau Rp 315,85 miliar dari 34 proyek;
10. Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain dengan nilai investasi USD 13,4 juta atau Rp 199,37 miliar dari 73 proyek. (*/man)


