Untuk itu, Rudi terus memperhatikan seluruh komponen yang menjadi kepentingan investasi, yaitu pelebaran akses jalan, pembangunan Bandara dan juga pelabuhan. Pihaknya berharap, hal ini dapat mempermudah akses mobilitas baik di Kota Batam maupun yang ingin ke Kota Batam.
โKita lagi mencoba dalam 5 tahun ke depan, seluruh akses di Kota Batam akan terbuka dan bagus. Tidak hanya akses darat, namun juga fasilitas seperti pelabuhan dan bandara akan kita bangun lebih baik lagi,โ ujar Rudi.
Ketua Eksekutif dan Chief Executive Officer (CEO) Thiess, Michael Wright, mengatakan selama 35 tahun berdirinya Thiess di Indonesia telah menyelesaikan banyak proyek-proyek menantang dan kompleks. Ia berharap, dibukanya Thiess Rebuild Centre di Pulau Batam menjadi kesempatan untuk membangun hubungan dengan Indonesia lebih jauh lagi.
Dalam acara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams PMS berkomitmen menjaga hubungan bilateral antara Australia dengan Indonesia yang telah berkolaborasi dalam banyak bidang, termasuk perdagangan, pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan regional.
โKunjungan ini menunjukkan komitmen untuk menumbuhkan dan mempertahankan hubungan ekonomi kita yang telah menghasilkan beberapa investasi dan hasil yang signifikan,โ kata Penny.(*)


